Usai Periksa 6 Jam Ridwan Keluar dari Gedung KPK Senyum Lega

Usai Periksa 6 Jam Ridwan Keluar dari Gedung KPK Senyum Lega

Jakarta, WartaTerupdate.comPada Selasa, 2 Desember 2025, mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) menghadiri panggilan pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemeriksaan berlangsung sekitar enam jam dari pukul 10.40 WIB hingga 16.30 WIB — terkait dugaan penyimpangan pengadaan iklan di Bank BJB. Saat keluar dari gedung, RK tampak santai, dengan wajah cerah dan senyum lega. Momen ini ia sebut sebagai “momen yang tunggu-tunggu” setelah berbulan-bulan menanti kesempatan memberikan klarifikasi atas tuduhan yang alamatkan kepadanya.

Kronologi Singkat Pemeriksaan

  • RK tiba di Gedung Merah Putih KPK pukul 10.40 WIB, bersama tim kuasa hukum.
  • Selama kurang lebih enam jam, penyidik mendalami dugaan keterlibatannya dalam proyek iklan di Bank BJB yang sebut merugikan negara hingga ratusan miliar rupiah.
  • Ia keluar sekitar pukul 16.30 WIB dari tangga ruang pemeriksaan lantai 2, dengan ekspresi tenang serta senyum lega.

Reaksi Ridwan Kamil: “Lega & Siap Klarifikasi”

Usai pemeriksaan, RK menyampaikan bahwa ia merasa sangat lega. Baginya, kesempatan ini adalah saat yang telah lama tunggu untuk memberikan keterangan dan klarifikasi secara langsung. Menurut RK, kehadirannya di KPK merupakan bentuk penghormatan terhadap supremasi hukum dan tanggung jawab sebagai mantan pejabat publik.

Ia berharap klarifikasi ini bisa meredam berbagai spekulasi dan “persepsi liar” di masyarakat. Lebih jauh, RK menegaskan bahwa selama masa jabatannya sebagai Gubernur, ia tidak mengetahui detail pengadaan iklan di Bank BJB karena menurutnya urusan korporasi BJB sebagai BUMD merupakan domain dewan direksi dan komisaris, bukan tugas pokok gubernur.

Konteks: Kasus Iklan Bank BJB

Kasus ini berakar dari dugaan korupsi dan penyimpangan dalam proyek pengadaan iklan Bank BJB periode 2021–2023. Dugaan kerugian negara yang sebut-sebut mencapai sekitar Rp 222 miliar. Sebelumnya, penyidik KPK juga sempat melakukan penggeledahan terhadap kediaman RK di Bandung sebagai bagian dari penyidikan, dan menyita sejumlah barang bukti.

✨ Kenapa Momen Ini Penting

  1. Transparansi & Akuntabilitas RK hadir atas panggilan KPK sebagai bentuk akuntabilitas publik, menandakan bahwa kasus ini tangani dengan serius oleh pihak berwenang.
  2. Upaya Klarifikasi Dengan memberi keterangan langsung, RK berharap bisa meluruskan spekulasi dan tuduhan yang beredar.
  3. Impresi Positif di Publik Senyum lega dan sikap kooperatif bisa berdampak baik terhadap persepsi publik terkait keseriusan penyidikan.