BMKG Modifikasi Cuaca Kurangi 39.57% Hujan Jabodetabek

BMKG Modifikasi Cuaca Kurangi 39.57% Hujan Jabodetabek

Jakarta, WartaTerupdate.Com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa program modifikasi cuaca di wilayah Jabodetabek berhasil menekan curah hujan hingga 39,57%. Langkah ini menjadi salah satu upaya mitigasi untuk mengurangi risiko banjir saat musim hujan intensitas tinggi. BMKG Modifikasi Cuaca Kurangi 39.57% Hujan Jabodetabek.

Menurut Kepala BMKG, modifikasi cuaca lakukan dengan menyemai awan agar hujan terjadi secara terkendali di wilayah yang telah tentukan. Teknologi ini bertujuan mengurangi potensi hujan ekstrem yang dapat memicu banjir di kawasan perkotaan yang padat seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

“Dari data kami, curah hujan di sejumlah titik strategis Jabodetabek mengalami penurunan signifikan, mencapai 39,57% bandingkan prediksi tanpa modifikasi cuaca,” ujar pejabat BMKG.

BMKG Modifikasi Cuaca Kurangi 39.57% Hujan Jabodetabek menambahkan, program ini lakukan secara terkontrol dan sesuai prosedur keselamatan lingkungan. BMKG menekankan bahwa modifikasi cuaca bukan solusi tunggal untuk mengatasi banjir. Tetapi bagian dari strategi terpadu bersama normalisasi sungai, pembangunan waduk, dan perbaikan drainase perkotaan. Selain itu, masyarakat tetap imbau waspada terhadap potensi hujan lokal yang tidak bisa sepenuhnya prediksi.

Ahli meteorologi menilai pencapaian ini menjadi bukti efektivitas teknologi modifikasi cuaca dalam mengelola risiko bencana. Namun, keberlanjutan dan pemantauan jangka panjang tetap perlukan agar dampak lingkungan dan sosial tetap terkendali.

Dengan hasil positif ini, BMKG menegaskan akan terus memanfaatkan teknologi canggih untuk mengurangi risiko banjir. Sekaligus mendukung ketahanan wilayah Jabodetabek menghadapi perubahan cuaca ekstrem di masa depan.