Gempa M 5 Bolaang Mongondow Utara Sulut Terjadi Pagi Ini

Gempa M 5 Bolaang Mongondow Utara Sulut Terjadi Pagi Ini

Jakarta, WartaTerupdate.comSebuah gempa berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara, pada pagi ini. Kejadian ini mengejutkan warga sekitar dan langsung memicu kewaspadaan terhadap kemungkinan dampak lebih lanjut. Meskipun gempa ini tidak menyebabkan kerusakan besar, pihak berwenang terus memantau situasi dengan cermat. Berikut ini adalah informasi mengenai kejadian gempa tersebut serta langkah-langkah yang perlu ambil oleh warga setempat untuk memastikan keselamatan.

Kronologi Gempa M 5 di Bolaang Mongondow Utara

Gempa dengan kekuatan magnitudo 5,0 terjadi pada pukul 07.45 WIB pagi ini di wilayah Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara. Pusat gempa ketahui terletak pada kedalaman 10 km di bawah permukaan laut, dengan titik koordinat yang berada sekitar 55 km timur laut dari kota Manado. Meski pusat gempa berada cukup jauh dari pusat kota, guncangan terasa cukup kuat di daerah sekitar, terutama di daerah pesisir.

Beberapa warga melaporkan merasakan guncangan yang cukup lama, meskipun tidak ada tanda-tanda tsunami yang mengikuti kejadian tersebut. Setelah gempa terjadi, BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) langsung mengeluarkan peringatan agar warga tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, meskipun tidak ada ancaman tsunami yang timbulkan.

Warga di daerah sekitar Bolaang Mongondow Utara segera arahkan untuk tidak panik dan mengikuti instruksi yang keluarkan oleh petugas setempat. Beberapa bangunan juga terlihat bergoyang, namun sejauh ini belum ada laporan kerusakan besar atau korban jiwa. Meski begitu, gempa ini memberikan pengingat bagi masyarakat untuk selalu mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan gempa yang lebih besar.

Langkah Waspada dan Antisipasi Pasca-Gempa

Setelah gempa M 5 mengguncang Bolaang Mongondow Utara, masyarakat minta untuk tetap tenang dan menghindari bangunan yang berisiko roboh. Pihak terkait, seperti BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) setempat, telah bergerak cepat untuk memeriksa kondisi di lapangan dan memastikan tidak ada korban atau kerusakan besar yang terjadi.

Meskipun gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami, BMKG tetap mengimbau warga untuk memperhatikan tanda-tanda alam lainnya dan tetap berada di tempat yang aman, terutama jika terjadi gempa susulan. Warga diminta untuk mengikuti protokol keselamatan gempa, yaitu:

  • Cari tempat berlindung yang aman, seperti bawah meja atau tempat yang kokoh jika berada di dalam bangunan.
  • Jauhi benda-benda yang mudah jatuh, seperti kaca, rak, dan benda berat lainnya.
  • Waspadai kemungkinan gempa susulan. Walaupun tidak selalu terjadi, gempa susulan bisa berbahaya dan bisa datang setelah gempa utama.

Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk memeriksa kondisi bangunan di sekitar mereka, terutama yang lebih rentan terhadap kerusakan akibat gempa. Pemeriksaan terhadap infrastruktur penting seperti jembatan, jalan raya, dan gedung-gedung tinggi perlu dilakukan untuk memastikan tidak ada kerusakan struktural yang membahayakan.