Jakarta, WartaTerupdate.Com – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat bicara mengenai pengalihan lima penyidik KPK yang kini menjabat Kapolres, mulai dari Tangerang Selatan (Tangsel) hingga Magelang. Pernyataan ini menjadi sorotan publik karena berkaitan dengan integritas lembaga anti-korupsi dan kelanjutan penanganan kasus-kasus strategis.
Mutasi penyidik KPK ke jabatan Kapolres menimbulkan pertanyaan terkait pengaruhnya terhadap proses penyidikan yang tengah berjalan. Ketua KPK menegaskan bahwa keputusan ini tidak mengurangi komitmen KPK dalam pemberantasan korupsi dan seluruh mekanisme internal tetap berjalan secara profesional.
Ketua KPK Pastikan Integritas Penyidik Tetap Terjaga
Menurut Ketua KPK, lima penyidik yang alihkan ke posisi Kapolres merupakan pejabat yang memiliki rekam jejak profesional dan integritas tinggi. Meskipun kini mereka menempati jabatan baru di kepolisian, pengalaman dan kompetensi mereka tetap menjadi modal penting bagi penegakan hukum.
Ketua KPK menekankan bahwa mutasi ini adalah bagian dari mekanisme internal institusi kepolisian dan bukan bentuk pelemahan terhadap KPK. Ia menegaskan bahwa seluruh kasus yang tengah tangani KPK tetap mendapat perhatian penuh, dan lembaga akan menempatkan sumber daya yang memadai untuk memastikan proses penyidikan tidak terganggu.
Selain itu, Ketua KPK mengingatkan bahwa pengalihan penyidik ke kepolisian juga dapat memperkuat kerja sama antar-institusi dalam penegakan hukum, termasuk koordinasi terkait tindak pidana korupsi lintas lembaga. Hal ini penting untuk memastikan bahwa kasus strategis tetap tangani secara efektif.
Dampak Mutasi Penyidik dan Penanganan Kasus
Mutasi penyidik KPK ke jabatan Kapolres, baik di Tangsel maupun Magelang, memunculkan kekhawatiran sebagian pihak tentang kesinambungan penanganan kasus yang tengah berjalan. Ketua KPK menegaskan bahwa lembaga telah menyiapkan pengganti dan mekanisme alih tugas untuk memastikan tidak ada hambatan dalam penyidikan.
Pihak KPK juga menekankan pentingnya koordinasi yang baik antara penyidik lama dan pengganti untuk menjaga kelanjutan investigasi. Langkah-langkah ini dianggap krusial agar tidak terjadi kekosongan atau keterlambatan penanganan kasus.
Selain itu, Ketua KPK menegaskan bahwa mutasi adalah hal wajar dalam struktur organisasi, termasuk dalam kepolisian. Dengan penempatan pejabat berintegritas di berbagai posisi strategis, KPK dan Polri dapat saling mendukung dalam upaya pemberantasan korupsi secara menyeluruh.
Ketua KPK menegaskan komitmen lembaga untuk tetap menegakkan hukum tanpa pandang bulu, meskipun beberapa penyidik beralih tugas. Pengalihan ini juga dinilai sebagai kesempatan bagi penyidik untuk membawa pengalaman dan perspektif anti-korupsi ke lingkungan kepolisian, sehingga budaya transparansi dan akuntabilitas dapat diperkuat.
Kesimpulannya, Ketua KPK memastikan bahwa pengalihan lima penyidik ke jabatan Kapolres di Tangsel hingga Magelang tidak mengganggu kerja pemberantasan korupsi. Integritas, koordinasi, dan mekanisme internal tetap menjadi fokus utama, sehingga proses hukum berjalan lancar dan profesional. Mutasi ini juga membuka peluang sinergi lebih kuat antara KPK dan kepolisian di masa depan.
