Spesialis Ganjal ATM Modus ‘Lem Setan’ Dibekuk di Dumai

Spesialis Ganjal ATM Modus 'Lem Setan' Dibekuk di Dumai

WartaTerupdate.Com – Polisi Dumai, Riau, berhasil membekuk seorang spesialis kejahatan ganjal ATM yang menggunakan modus ‘lem setan’. Tersangka yang beraksi di 27 tempat kejadian perkara (TKP) ini sudah merugikan banyak korban dengan cara memasang benda yang sebut ‘lem setan’ di mesin ATM. Modus ini menyebabkan nasabah terjebak dan kehilangan uang mereka.

Penangkapan ini terjadi setelah pihak kepolisian menerima laporan dari beberapa korban yang mengalami kesulitan saat menggunakan mesin ATM. Mereka mendapati bahwa kartu ATM mereka tidak bisa keluar setelah transaksi, dan setelah memeriksa lebih lanjut, temukan bahwa ada benda asing yang menghalangi jalur kartu. Ternyata, benda tersebut adalah lem yang tempelkan oleh pelaku dengan tujuan mengganjal mesin ATM dan mencuri data pribadi nasabah.

Modus Operandi Ganjal ATM dengan Lem Setan

Tersangka, yang ketahui berinisial H, melakukan aksinya dengan menempelkan bahan yang sebut ‘lem setan’ pada slot kartu mesin ATM. Lem ini sangat sulit lihat dan sering kali tidak terdeteksi oleh nasabah, sehingga mereka merasa bahwa mesin ATM tersebut mengalami gangguan. Begitu korban meninggalkan mesin ATM untuk melapor ke pihak bank, pelaku yang sudah mengamati situasi kemudian kembali ke lokasi dan mengambil kartu ATM yang tertinggal.

Dengan kartu ATM yang telah ambil, pelaku kemudian melanjutkan aksinya dengan mengakses rekening korban menggunakan PIN yang sudah berhasil curi sebelumnya. Dalam beberapa kasus, pelaku juga menggunakan rekannya untuk menarik uang dari rekening korban di ATM lain.

Selain ‘lem setan’, pelaku juga ketahui menggunakan alat lain untuk memanipulasi mesin ATM agar tidak dapat mengeluarkan kartu nasabah. Dari hasil penyelidikan, ketahui bahwa pelaku telah melakukan aksinya di setidaknya 27 lokasi berbeda, dan telah berhasil mencuri uang dari berbagai rekening.

Penangkapan dan Pengembangan Kasus

Penangkapan H terjadi setelah penyelidikan intensif yang melibatkan rekaman CCTV dan laporan dari berbagai korban yang merasa rugikan. Polisi berhasil melacak identitas pelaku dan menemukan bahwa H adalah seorang spesialis yang sudah lama menjalankan aksinya di berbagai kota. Dengan Dumai menjadi salah satu lokasi yang paling sering sasar.

Saat tangkap, H tidak memberikan perlawanan berarti, dan ia mengaku telah menjalankan kejahatan ini selama beberapa bulan terakhir. Selain H, polisi juga berhasil mengidentifikasi beberapa tersangka lainnya yang duga terlibat dalam jaringan kejahatan ini. Polisi juga sedang menyelidiki apakah ada sindikat lain yang mendukung operasi pelaku.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa alat-alat yang gunakan untuk mengganjal mesin ATM dan kartu-kartu ATM yang sudah palsukan. Para pelaku ini menggunakan jaringan untuk mengalihkan perhatian petugas dan melancarkan aksi mereka tanpa ketahui korban.

Kasus ini mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menggunakan mesin ATM. Terutama dengan memeriksa kondisi mesin terlebih dahulu dan tidak meninggalkan kartu ATM di mesin jika ada masalah. Polisi juga menghimbau kepada bank untuk meningkatkan pengawasan dan keamanan mesin ATM guna mencegah kejahatan serupa di masa depan.